#Attribution1 { height:0px; visibility:hidden; display:none }

Monday, November 3, 2014

PROPOSAL PTK METODE CARD SORT



BAB I
PENDAHULUAN

A.      Penegasan Judul
Skripsi dengan judul “Peningkatan Hasil Belajar Fiqih Materi Shalat ‘Id Melalui Metode Card Sort bagi Peserta Didik Kelas IV MI Tarbiyatul Mubtadiin Sukoharum Pringsewu” terdapat beberapa istilah yang perlu dijelaskan yaitu :
1. Peningkatan Hasil Belajar
Peningkatan berasal dari kata dasar tingkat yang berarti menaikkan derajat, mempertinggi, memperhebat.[1] Hasil belajar yaitu hasil dari suatu interaksi tindak belajar dan tindak mengajar.[2]  Dengan demikian dapat dipahami bahwa prningkatan hasil belajar adalah upaya menaikan hasil belajar, yang dicapai oleh peserta didik dalam bentuk nilai atau skor yang merupakan penilaian pengetahuan dan pengalaman terhadap ilmu yang dipelajari. Hasil belajar tiap anak tentulah tidak sama antara yang satu dengan yang lainnya, ada yang tinggi, sedang dan ada yang rendah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yang pada garis besarnya dapat datang dari dalam dan dari luar yang sedang belajar. Dan hasil belajar yang dicapai antara yang satu dengan yang lainnya tentu tidak sama, karena kemampuan dan kesempatan setiap orang adalah berbeda.
2. Mata Pelajaran Fiqih Shalat ‘Id
Mata pelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah merupakan salah satu mata pelajaran PAI yang mempelajari tentang fiqih ibadah, terutama menyangkut pengenalan dan pemahaman tentang cara-cara pelaksanaan rukun Islam dan pembiasaannya dalam kehidupan sehari-hari, serta fiqh muamalah yang menyangkut pengenalan dan pemahaman sederhana mengenai ketentuan tentang makanan dan minuman yang halal dan haram, khitan, qurban, serta tata cara pelaksanaan jual beli dan pinjam meminjam.[3] Salat Id adalah ibadah salat sunah yang dilakukan setiap hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Salat Id termasuk dalam salat sunah muakkad, artinya salat ini walaupun bersifat sunah namun sangat penting sehingga sangat dianjurkan untuk tidak meninggalkannya

3. Metode Card Sort
Card Sort atau sortir kartu merupakan metode yang diciptakan dalam kondisi pembelajaran yang bersifat kerjasama, saling menolong dan tanggungjawab dalam menyelesaikan tugas yang diberikan lewat permainan kartu. Menurut Melvin L Silberman, dalam bukunya active learning, disebutkan metode card sort merupakan kegiatan kolaboratif yang biasa digunakan untuk mengerjakan konsep, penggolongan sifat, fakta tentang suatu objek, atau mengulangi informasi[4] Metode ini juga menekankan terhadap gerakan fisik, yang diutamakan dapat membantu untuk memberi energy kepada suasana kelas yang mulai jenuh.

Wednesday, February 27, 2013


JADWAL PELAJARAN KELAS I
MI MIFTAHUL ULUM WARINGINSARI BARAT
TAHUN PELAJARAN 2012/2013
         
JAM PUKUL SENIN SELASA RABU
KE
1 07.00 - 07.15 Shalat Duha Berjamaah
2 07.15 - 07.30 DOA & HAFALAN JUZ 'AMMA
3 07.30 - 08.05 Upacara Bendera BMQ BMQ
4 08.05 - 08.40 BMQ BMQ BMQ
5 08.40 - 09.15 BMQ MATEMATIKA MATEMATIKA
6 09.15 - 09.50 IPS MATEMATIKA MATEMATIKA
7 09.50 - 10.15 ISTIRAHAT I
8 10.15 - 10.50 IPS BAHASA INDONESIA MATEMATIKA
9 10.50 - 11.25 PPKn BAHASA INDONESIA IPA / SAIN
10 11.25 - 12.00 PPKn BAHASA INDONESIA IPA / SAIN
11 12.00 - 12.25 Shalat Dzuhur Berjamaah
12 12.25 - 12.50 ISTIRAHAT II
13 12.50 - 13.25      
14 13.25 - 14.00      
         
JAM PUKUL KAMIS JUMAT SABTU
KE
1 07.00 - 07.15 Shalat Duha Berjamaah
2 07.15 - 07.30 DOA & HAFALAN JUZ 'AMMA
3 07.30 - 08.05 OLAH RAGA QURAN HADITS BAHASA INDONESIA
4 08.05 - 08.40 OLAH RAGA QURAN HADITS BAHASA INDONESIA
5 08.40 - 09.15 BMQ SBK AKIDAH AKHLAK
6 09.15 - 09.50 BMQ SBK AKIDAH AKHLAK
7 09.50 - 10.15 ISTIRAHAT I
8 10.15 - 10.50 BAHASA INGGRIS FIQIH ASMAUL HUSNA
9 10.50 - 11.25 BAHASA INGGRIS FIQIH EKSKUL
10 11.25 - 12.00 BAHASA LAMPUNG   EKSKUL
11 12.00 - 12.25 Shalat Dzuhur   Shalat Dzuhur
12 12.25 - 12.50 ISTIRAHAT II   ISTIRAHAT II
13 12.50 - 13.25      
14 13.25 - 14.00      

Friday, January 25, 2013

JADWAL PELAJARAN


JADWAL PELAJARAN MI MIFTAHUL ULUM WARINGINSARI BARAT
SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013















NO HARI SENIN
SELASA
JAM/KELAS 1 2 3 4 5 6
1 2 3 4 5 6
1 07.00 - 07.15 SHALAT DUHA
SHALAT DUHA
2 07.15 - 07.30 DOA & HAFALAN JUZ 'AMMA
DOA & HAFALAN JUZ 'AMMA
3 07.30 - 08.05 UPACARA
A16 E16 F8 J12 C3 G16
4 08.05 - 08.40 A16 E16 H7 G1  H9 C1
A16 E16 F8 J12 C3 G16
5 08.40 - 09.15 A16 E16 H7 G1 H9 C1
A7 F11 H7 E3 J12 C1
6 09.15 - 09.50 A10 D14 H7 J17 H14 C1
A7 F11 H7 E3 J12 C1
7 09.50 - 10.15 ISTIRAHAT I
ISTIRAHAT I
8 10.15 - 10.50 A10 D7 G16 J16 E2 C3
A7 D6 G16 H14 F11 B7
9 10.50 - 11.25 A 8 D7 G16 J16 E2 C3
F13 D6 G16 J16 F11 B7
10 11.25 - 12.00 A 8 D7 H9 G15 J17 C3
F13 D6 H14 J16 G15 B6
11 12.00 - 12.25 SHALAT DZUHUR
SHALAT DZUHUR
12 12.25 - 12.50 ISTIRAHAT II
ISTIRAHAT II
13 12.50 - 13.25     H9 E2 C16 B6
    E2 H9 C16 B6
14 13.25 - 14.00     H9 E2 C16 B6
    E2 H9 C16 B6















NO HARI RABU
KAMIS
JAM/KELAS 1 2 3 4 5 6
1 2 3 4 5 6
1 07.00 - 07.15 SHALAT DUHA
SHALAT DUHA
2 07.15 - 07.30 DOA & HAFALAN JUZ 'AMMA
DOA & HAFALAN JUZ 'AMMA
3 07.30 - 08.05 A16 E16 J12 G5 K13 B7
J12 E16 G16 K13 I 7 B7
4 08.05 - 08.40 A16 E16 J12 G5 K13 B7
J12 E16 G16 K13 I 7 B7
5 08.40 - 09.15 F13 D10 K13 G1 C1 B6
G16 J12 F8 H9 C4 B2
6 09.15 - 09.50 F13 D10 K13 G1 C1 B6
G16 J12 F8 H9 C4 B2
7 09.50 - 10.15 ISTIRAHAT I
ISTIRAHAT I
8 10.15 - 10.50 A6 D10 G16 J16 C16 B13
A7 D9 E3 I 7 C10 B9
9 10.50 - 11.25 A6 F11 G16 J16 C16 B13
A7 D9 E3 I 7 C10 B9
10 11.25 - 12.00 A6 F11 K13 C10 G15 B13
A7 D9 H10 I 7 C10 B9
11 12.00 - 12.25 SHALAT DZUHUR
SHALAT DZUHUR
12 12.25 - 12.50 ISTIRAHAT II
ISTIRAHAT II
13 12.50 - 13.25     F11 C10 E2 B8
    H10 E2 I 6 B4
14 13.25 - 14.00     F11 C10 E2 B8
    H10 E2 I 6 B4















NO HARI JUMAT
SABTU
JAM/KELAS 1 2 3 4 5 6
1 2 3 4 5 6
1 07.00 - 07.15 SHALAT DUHA
SHALAT DUHA
2 07.15 - 07.30 DOA & HAFALAN JUZ 'AMMA
DOA & HAFALAN JUZ 'AMMA
3 07.30 - 08.05 E1 D3 F8 H9 I 7 J12
A2 F13 G5 I 7 H9 B7
4 08.05 - 08.40 E1 D3 F8 H9 I 7 J12
A2 F13 G5 I 7 H9 B7
5 08.40 - 09.15 F11 D1 E1 J4 I 6 H14
A3 D3 H7 I 6 F11 B10
6 09.15 - 09.45 F11 D1 E1 J4 I 6 H14
A3 D3 H7 I 6 F11 B10
7 09.45 - 10.00 ISTIRAHAT
ISTIRAHAT I
8 10.00 - 10.30 A6 D8 J4 I 7 H9 F11
D14 E2 EX EX EX B10
9 10.30 - 11.00 A6 D8 J4 I 7 H9 F11
  E2 EX EX EX B9
10 11.00 - 12.00 SHALAT JUMAT
    EX EX EX B9
11 12.00 - 12.25
SHALAT DZUHUR
12 12.25 - 12.50
ISTIRAHAT II
13 12.50 - 13.25 EKSTRAKURIKULER
EKSTRAKURIKULER
14 13.25 - 14.00















KODE MATA PELAJARAN
1 QURAN HADITS 6 BHS INDONESIA 11 KTK 16 BMQ
2 AKIDAH AHLAK 7 MATEMATIKA 12 PENJASKES 17 KITAB KUNING    
3 FIQIH 8 PKn 13 BHS INGGRIS     18 TIK
4 SKI 9 SAINS / IPA 14 BHS LAMPUNG     19 JUZ 'AMMA
5 BAHASA ARAB  10 IPS 15 ASWAJA 20 EKSKUL















KODE DAN NAMA GURU                    
A Dra. ETIEK JUKHAENI     







 
B Drs. KABUL RIFAI, S.Pd.    







 
C ASLIHATUN, S.Pd.I.    







 
D SRI PURYANI        







 
E SAWINI, S.Pd.I.      

Waringinsari, ……………………….  
F C. NANIK WIDIASIH, S.Pd.I.  

Kepala Madrasah

 
G NURKHOMSAH, S.Pd.I.    







 
H SUNDARI MARLINA    







 
I NURLELA, S.Pd.      







 
J NASRUL AMIN      







 
K RISKA SP        

Dra. ETIEK JUKHAENI  
L PURWATI             NIP.  -          

Tuesday, January 8, 2013

PEDOMAN ORGANISASI (PO) PIMPINAN CABANG IPNU IPPNU | Perkuliahan.com



PERATURAN ORGANISASI (PO) PIMPINAN CABANG IPNU IPPNU
Berdasarkan Hasil Kongres XVI Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, di Pontianak 2010
PIMPINAN CABANG  IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA 



PERATURAN ORGANISASI (PO)
IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Pengertian
……..nomer satu sampai tujuh merupakan poin. pengertian kepengurusan dari Pimpinan Pusat sampai pimpinan Ranting
8. Koordinator wilayah, selanjutnya disingkat Korwil, adalah jabatan non-struktural yang ada di Pimpinan Pusat untuk membantu ketua umum dalam mengkoordinasikan Pimpinan Wilayah.
9. Koordinator daerah, selanjutnya disingkat Korda,adalah jabatan non-struktural yang ada di Pimpinan Wilayah untuk membantu ketua dalam mengkoordinasikan Pimpinan Cabang.
10. Koordinator kecamatan, selanjutnya disingkat Korcam, adalah jabatan non-struktural yang ada di Pimpinan Cabang untuk membantu ketua dalam mengkoordinasikan Pimpinan Anak Cabang.
11. Prosedur Pembentukan Organisasi adalah tahapan  langkah yang harus ditempuh dalam proses pembentukan kepengurusan IPNU, baik di tingkat PW, PC, PCI, PAC, maupun PR dan PK.
12. Restrukturisasi adalah pembaruan kepengurusan setelah terjadinya kekosongan kepengurusan.
13. Kekosangan jabatan adalah kekosongan jabatan ketua umum/ketua atau kekosongan jabatan pengurus selain ketua umum/ketua.
14. Domisionerisasi resmi adalah berakhirnya suatu  kepengurusan yang dinyatakan secara resmi di hadapan Kongres/Konferensi/Rapat Anggota.
15. Demisionerisasi otomatis adalah berakhirnya suatu kepengurusan karena kepengurusan yang bersangkutan telah melewati 4 (empat) bulan dari masa khidmat yang ditetapkan.
16. Pembekuan kepengurusan adalah proses penghentian suatu kepengurusan oleh tingkat di atasnya karena sebab-sebab tertentu.
17. Pemilihan ulang adalah pemilihan ulang ketua akibat terjadinya pembatalan ketua terpiih hasil Konferensi/Rapat Anggota.
18.  Caretakeradalah pelaksana kepengurusan sementara yang dibentuk untuk mengambil alih kepengurusan karena kepengurusan yang bersangkutan  mengalami demisionerisasi otomatis, mengalami pembekuan atau karena pembatalan terhadapketua hasil konferensi/rapat anggota.
19. Pejabat ketua, selanjutnya disebut Pj. Ketua, adalah pengganti ketua yang ditunjuk melalui rapat pleno untuk mengisi kekosongan jabatan ketua, karena yang bersangkutan berhalangan tetap.
20. Pejabat sementara ketua, selanjutnya disebut Pjs. Ketua, adalah pengganti ketua untuk mengisin kekosongan jabatan ketua, karena yang bersangkutan berhalangan tidak tetap

Monday, December 24, 2012

Selamat Datang Kurikulum 2013



Dunia pendidikan kembali berubah (baca: berkembang?). Kementrian Pendidikan Nasional telah melaunching (ujicoba) draft kurikulum yang baru. Masyarakat mendengar nama kurikulum yang tengah diujicobakan itu sebagai ‘Kurikulum 2013’. Khabarnya untuk satuan pendidikan Sekolah Dasar mata pelajaran yang jumlahnya sepuluh dikurangi menjadi tinggal enam mapel. Mapel IPS, IPA dan Bahasa Inggris tidak ada draft KD-nya. Apakah artinya mapel-mapel itu akan ditiadakan untuk SD? Kita tunggu saja bagaimana final-nya.
Berikut gambaran draft kurikulum (khusus SD) yang diperoleh dari website Kementrian Pendidikan Nasional. Para pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan tentu perlu mencermati perkembangan kurikulum ini. Dunia pendidikan salah satu intinya adalah kurikulum. Gerak langkah proses belajar dan perkembangan mutu pendidikan diarahkan oleh kurikulum yang didesign oleh pemilik kewenangan, Pemerintah, Sekolah dan Masyarakat. Silahkan mencermati …
Elemen perubahan yang ingin dicapai dengan Kurikulum SD 2013 dapat disarikan dalam deskripsi singkat berikut:
1. Pada Kompetensi Lulusan : Adanya peningkatan dan keseimbangan soft skills dan hard skills yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan.
2. Kedudukan Mata Pelajaran : Kompetensi yang semula diturunkan dari mata pelajaran berubah menjadi mata pelajaran dikembangkan dari kompetensi.
3. Pada Cara Pendekatan : Untuk SD kompetensi dikembangkan melalui Tematik Integratif dalam semua mata pelajaran.
4. Struktur Kurikulum :
• Holistik berbasis sains (alam, sosial, dan budaya)
• Jumlah mata pelajaran dari 10 menjadi 6
• Jumlah jam bertambah 4 JP/minggu akibat perubahan pendekatan pembelajaran.
5. Proses Pembelajaran   :
•  Standar Proses yang semula terfokus pada Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi dilengkapi dengan Mengamati, Menanya, Mengolah, Menyajikan, Menyimpulkan, dan Mencipta.
•  Belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan sekolah dan masyarakat.
•  Guru bukan satu-satunya sumber belajar.
•  Sikap tidak diajarkan secara verbal, tetapi melalui contoh dan teladan.
•  Proses pembelajaran melalui tematik dan terpadu.
6. Penilaian Hasil Belajar  :
•  Penilaian berbasis kompetensi.
•  Pergeseran dari penilain melalui tes [mengukur kompetensi pengetahuan berdasarkan hasil saja], menuju penilaian otentik [mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil]
•  Memperkuat PAP (Penilaian Acuan Patokan) yaitu pencapaian hasil belajar didasarkan pada posisi skor yang diperolehnya terhadap skor ideal (maksimal)
•  Penilaian tidak hanya pada level KD, tetapi juga kompetensi inti dan SKL.
•  Mendorong pemanfaatan portofolio yang dibuat siswa sebagai instrumen utama penilaian.
7. Ekstrakurikuler   : Pramuka (wajib), UKS, PMR, Bahasa Inggris, dll.
Berikut pengembangan struktur kurikulum SD 2013 :

 
 Sementara untuk Kurikulum Madrasah, belum ada kabar (baca: isu) apa-apa, tapi ya entahlah…kita percayakan pada Bapak-bapak yang di atas sana saja…kami yang di bawah ini “sami’na wa atha’na” alias ‘nderek mawon’ (baca ; ngikut aja).
Selamat datang Kurikulum 2013, Kita tanggapi dengan berkhusnudzon (positif thinking) aja, semoga perubahan yang akan dicapai lebih efektif, bermanfaat dan terimplementasikan sampai pada level teknis di lapangan. Semoga guru dan profesional di bidang pendidikan lainnya segera beradaptasi dengan perubahan. Selamat berubah dunia pendidikan ke arah yang lebih baik. Amin.
Pringsewu, 24 Desember 2012,